Keutamaan Puasa Tasu’a dan Asyuro

28 Agustus 2020 | Penulis: Andrian Setiawan | Desain: Miska Agika Putri

Salah satu dari sekian banyak puasa sunnah lainnya yang memiliki keutamaan daripada puasa sunnah lainnya yakni puasa Asyuro. Bagi yang mengerjakannya, Allah menjanjikan akan menghapus dosa-dosa selama setahun lamanya, atau bisa dikatakan puasa Asyuro menjadi kifarat atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

Hari Asyuro jatuh pada 10 Muharram, dimana pada tanggal tersebut banyak terjadi peristiwa-peristiwa besar Islam. Oleh karena itulah hari Asyuro lebih utama dijadikan moment untuk memperbanyak amalan seperti, taubat, puasa, sedekah, dan amalan lainnya.

Sedangkan keutamaan puasa Asyuro seperti yang dijelaskan dalam salah satu hadis yang artinya “Aku tidak pernah melihat Nabi SAW bersemangat puasa pada suatu hari yang lebih beliau utamakan atas selainnya kecuali pada hari ini, yaitu hari ‘Asyura dan pada satu bulan ini, yakni bulan Ramadhan” (HR. Al-Bukhari dan Muslim), dalam hadis lain disebutkan bahwa “Puasa hari ‘Asyura, sungguh aku berharap kepada Allah agar menghapuskan dosa setahun yang telah lalu” (HR. Muslim).

Adapun mengenai anjuran melaksanakan puasa Tasu’a atau sehari sebelum hari Asyuro yaitu tanggal 9 Muharram, mengacu pada salah satu hadis yang artinya  “Ketika Rasulullah SAW berpuasa pada hari ‘Asyura dan memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada hari itu, mereka berkomentar, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya hari ‘Asyura adalah hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani.’ Rasulullah SAW pun menjawab, ‘Kalau begitu, pada tahun depan insya Allah kita berpuasa pada hari kesembilan’. Dan belum tiba tahun yang akan datang, namun Nabi SAW sudah wafat” (HR. Muslim).

Itulah pembahasan tentang keutamaan puasa sunnah Tasu’a dan Asyuro yang insya Allah jatuh pada tanggal 28-29 Agustus 2020. Mari bersama-sama kita amalkan, agar selalu mendapat ridho dari Allah SWT.


Bagikan di